5 Makanan Ini Bisa Tangkal Kanker Paru, Nomer 4 Wajib Anda Ketahui!
Berbicara tentang kanker paru, penyakit mematikan ini terjadi akibat adanya pertumbuhan sel yang tidak normal di paru-paru. Penyakit ini biasanya menyerang pria yang berusia 40 tahun ke atas, meski tak menutup kemungkinan untuk terjadi pada wanita dan segala golongan usia.
Layaknya kanker jenis lain, kanker paru tergolong sulit diobati tanpa adanya deteksi dini. Meski demikian, penyakit ini masih bisa dicegah dan lajunya bisa diperlambat. Salah satu cara yang bisa diterapkan untuk hal tersebut adalah dengan mengonsumsi buah-buahan berikut ini:
1. Pir
Referensi pihak ketiga
Pir mengandung phytochemical yang disebut phloretin. Senyawa tersebut diduga memiliki sifat anti-tumor. Dalam penelitian terbaru dengan mengamati sel-sel kanker paru, phloretin secara nyata menginduksi kematian sel terprogram (apoptosis) pada sel-sel kanker tersebut. Para peneliti merasa bahwa phloretin dalam pir dapat digunakan sebagai tambahan dalam pengobatan kanker paru suatu hari nanti.
Pada penelitian lain, phloretin tidak hanya memainkan peran tersebut tapi juga meningkatkan efek antikanker cisplatin―obat kemoterapi umum yang digunakan untuk orang dengan kanker paru-paru.
2. Teh hijau
Referensi pihak ketiga
Tidak hanya disebut memiliki peran dalam mencegah perkembangan kanker paru, teh hijau juga disebut bermanfaat untuk mereka yang sudah hidup dengan penyakit mematikan ini.
Teh hijau bisa memiliki manfaat tersebut karena didalamnya mengandung theaflavin dan epigallocatechin-3-gallate (EGCG) yang memiliki efek lebih besar dibanding dengan obat kemoterapi (cisplatin).
3. Jahe
Referensi pihak ketiga
Jahe dapat membantu mengatasi mual akibat kemoterapi. Di samping itu, rempah ini juga diyakini memberikan manfaat yang besar bagi mereka yang hidup sebagai penyitas kanker paru.
Jahe mengandung senyawa 6-shogaol yang dapat membantu mencegah perkembangan kanker paru-paru. Dalam penelitian menggunakan hewan, jahe disebut dapat mengurangi risiko metastasis penyakit mematikan ini.
4. Buah beri
Referensi pihak ketiga
Jenis buah beri seperti blueberry, raspberry, blackberry, dan cranberry mengandung senyawa yang dikenal sebagai anthocyanidins - salah satu bentuk anthocyanidin yang dikenal sebagai delphinidin.
Pola makan yang tinggi delphinidin dituding dapat menghambat pertumbuhan tumor, membatasi kemampuan tumor membuat pembuluh darah baru (angiogenesis), dan kematian sel yang diinduksi (apoptosis) di antara sel-sel kanker.
5. Wortel
Referensi pihak ketiga
Wortel adalah sumber phytochemical yang dikenal sebagai asam klorogenik. Zat ini diduga dapat mengganggu jalur sinyal pada kanker paru, yang akhirnya turut untuk mencegah terjadinya proses angiogenesis. Ini adalah proses tumbuhnya pembuluh darah baru yang memasok “kehidupan” ke dalam sel tumor penyebab kanker.
Sumber: klikdokter.com
Berbicara tentang kanker paru, penyakit mematikan ini terjadi akibat adanya pertumbuhan sel yang tidak normal di paru-paru. Penyakit ini biasanya menyerang pria yang berusia 40 tahun ke atas, meski tak menutup kemungkinan untuk terjadi pada wanita dan segala golongan usia.
Layaknya kanker jenis lain, kanker paru tergolong sulit diobati tanpa adanya deteksi dini. Meski demikian, penyakit ini masih bisa dicegah dan lajunya bisa diperlambat. Salah satu cara yang bisa diterapkan untuk hal tersebut adalah dengan mengonsumsi buah-buahan berikut ini:
1. Pir
Referensi pihak ketiga
Pir mengandung phytochemical yang disebut phloretin. Senyawa tersebut diduga memiliki sifat anti-tumor. Dalam penelitian terbaru dengan mengamati sel-sel kanker paru, phloretin secara nyata menginduksi kematian sel terprogram (apoptosis) pada sel-sel kanker tersebut. Para peneliti merasa bahwa phloretin dalam pir dapat digunakan sebagai tambahan dalam pengobatan kanker paru suatu hari nanti.
Pada penelitian lain, phloretin tidak hanya memainkan peran tersebut tapi juga meningkatkan efek antikanker cisplatin―obat kemoterapi umum yang digunakan untuk orang dengan kanker paru-paru.
2. Teh hijau
Referensi pihak ketiga
Tidak hanya disebut memiliki peran dalam mencegah perkembangan kanker paru, teh hijau juga disebut bermanfaat untuk mereka yang sudah hidup dengan penyakit mematikan ini.
Teh hijau bisa memiliki manfaat tersebut karena didalamnya mengandung theaflavin dan epigallocatechin-3-gallate (EGCG) yang memiliki efek lebih besar dibanding dengan obat kemoterapi (cisplatin).
3. Jahe
Referensi pihak ketiga
Jahe dapat membantu mengatasi mual akibat kemoterapi. Di samping itu, rempah ini juga diyakini memberikan manfaat yang besar bagi mereka yang hidup sebagai penyitas kanker paru.
Jahe mengandung senyawa 6-shogaol yang dapat membantu mencegah perkembangan kanker paru-paru. Dalam penelitian menggunakan hewan, jahe disebut dapat mengurangi risiko metastasis penyakit mematikan ini.
4. Buah beri
Referensi pihak ketiga
Jenis buah beri seperti blueberry, raspberry, blackberry, dan cranberry mengandung senyawa yang dikenal sebagai anthocyanidins - salah satu bentuk anthocyanidin yang dikenal sebagai delphinidin.
Pola makan yang tinggi delphinidin dituding dapat menghambat pertumbuhan tumor, membatasi kemampuan tumor membuat pembuluh darah baru (angiogenesis), dan kematian sel yang diinduksi (apoptosis) di antara sel-sel kanker.
5. Wortel
Referensi pihak ketiga
Wortel adalah sumber phytochemical yang dikenal sebagai asam klorogenik. Zat ini diduga dapat mengganggu jalur sinyal pada kanker paru, yang akhirnya turut untuk mencegah terjadinya proses angiogenesis. Ini adalah proses tumbuhnya pembuluh darah baru yang memasok “kehidupan” ke dalam sel tumor penyebab kanker.
Sumber: klikdokter.com






No comments:
Post a Comment